“Antara lain melalui hibah yang harus dikeluarkan, silahkan langsung dikeluarkan kemudian lelang yang belum segera melakukan lelang, seperti itu langkah-langkahnya tetapi tetap harus sesuai dengan juknis (petunjuk teknis) dari pusat,” jelas Lusje
Lebih lanjut, Pj Walikota mengungkapkan telah mendengar paparan dari masing-masing Kepala Organisasi Perangkat Daerah mengenai kendala-kendala yang menyebabkan rendahnya serapan anggaran.
“Sudah sama sama kita dengar paparan masing-masing OPD walaupun masih terdapat kendala telah kita carikan juga solusinya bersama, kita optimis pada Triwulan I ini dapat mencapai angka serapan yang sudah di targetkan yaitu 20 persen, karna ada beberapa anggaran yang berasal dari hibah, ” ungkapnya
Kemudian, Lusje juga berharap APBD Kota Pangkalpinang tahun anggaran 2024 sesuai dengan yang di targetkan atau minimal sama dengan tahun sebelumnya. (jessika)







