Example floating
Example floating
HEADLINE

Audiensi FPK dengan Dinas Parbudkepora, Pariwisata Bergantung Kepada Budaya

960
×

Audiensi FPK dengan Dinas Parbudkepora, Pariwisata Bergantung Kepada Budaya

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Parbudkepora Babel Widya Kemala Sari menerima audiensi Pengurus FPK Babel di kantornya, Rabu (22/01/2026). (rea)

PANGKALPINANG (realita.news) — Menginginkan program kerja tahunan yang telah disusun sejalan dengan program program di dinas dan organisasi perangkat daerah yang menjadi Pembina di lembaganya, Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Bangka Belitung melanjutkan audiensi ke Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Bangka Belitung. Sebelumnya FPK telah mengunjungi Dinas Pendidikan.

Rombongan FPK yang diketuai Jayadi dan didampinggi sekretaris Aswandi beserta tiga wakil ketua dan serta kepala bidang diterima Kepala Dinas Parbudkepora Babel Widya Kemala Sari yang didampinggi Sekretaris Ade Irma Setianingsih, Kabid Kebudayaan Martini, Kabid Destinasi Wisata Irwanto dan beberapa staf lainnya di ruang rapat Dinas Parbudkepora, Rabu (22/01/2026).

Setelah saling memperkenalkan peserta pertemuan yang hadir, berlangsung diskusi yang menarik dengan munculnya ide ide kreatif untuk menyelaraskan program kerja FPK yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata dan hadirnya kebudayaan daerah diluar Babel untuk tampil di Negeri Serumpun Sebalai ini.

Tujuannya satu, memajukan pariwisata seperti yang disampaikan Widya Kemala Sari bahwa kunjungan wisatawan akan lebih banyak dengan tampilnya atraksi budaya. “Pariwisata bergantung kepada budaya. Wisatawan akan merasa lebih puas dengan melihat atraksi budaya sambil menikmati keindahan alam,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Bangka Belitung, Widya Kemala Sari didampinggi staf dalam pertemuan dengan Pengurus FPK Babel, Rabu (22/01/2026).

Salah satu ide yang muncul adalah perlunya satu kawasan yang bisa menjadi lokasi tempat berlangsungnya atraksi kebudayaan dan kesenian daerah yang representative. Di lokasi itu juga  berdiri warung warung bercirikan bangunan khas daerah di luar Bangka Belitung.

“Bagian dalam, dari warung itu mungkin bentuknya sama, tapi bagian luar atau pintunya berbentuk rumah adat daerah lain. Seperti Gonjong pada pintu masuk warung yang menjual makanan Khas Minangkabau. Dan ciri yang sama untuk warung yang menjual kuliner dari Sumatera Utara, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan dan model rumah adat suku lain yang warganya ada di Bangka Baleitung ini,” kata Replianto.

Baca Juga:  Nelayan Teluk Kelabat Desak Kapolda Tangkap Penambang Liar
slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69