“Begitu rangkaian acara selesai, tim DLH langsung menyapu bersih kawasan dari sisa-sisa kemasan makanan dan minuman,” ujarnya.
Namun, ia menilai menjaga kebersihan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Masyarakat yang menghadiri kegiatan juga memiliki peran untuk menjaga kondisi lingkungan.
Saparudin mengajak warga membangun kebiasaan membawa kembali sampah pribadi setelah mengikuti kegiatan di ruang publik.
“Kami mengimbau ke depan, mari kita perkuat budaya membiasakan diri membawa pulang sampah masing-masing usai menghadiri acara publik,” katanya.
Dessy Ayutrisna turut memberikan semangat kepada petugas DLH yang berjuluk Pasukan Kuning. Para petugas menyisir jalan dan sudut-sudut kawasan yang dilalui pawai hingga kondisi kembali bersih.
Langkah tersebut membuat pusat Kota Pangkalpinang kembali rapi setelah dipadati masyarakat. Pemerintah kota berharap kebersihan ruang publik menjadi kebiasaan bersama, bukan hanya pekerjaan setelah sebuah acara selesai. (*)







