Example floating
Example floating
HUKRIM

Polisi Diminta Usut Pelanggaran UU Pers pada Kasus Pengeroyokan Wartawan di PT PMM

545
×

Polisi Diminta Usut Pelanggaran UU Pers pada Kasus Pengeroyokan Wartawan di PT PMM

Sebarkan artikel ini
Dedy Wahyudi dan Wahyu Kurniawan yang didampingi penasehat hukumnya menjawab pertanyaan wartawan tentang peristiwa pengeroyokan yang dialaminya di kawasan PT PMM. (rea)

PANGKALPINANG (realita.news) – Kasus dugaan pengeroyokan yang dialami dua wartawan, Fendly  Primadana dan Dedy Wahyudi, di kawasan gudang  PT Putra Prima Mineral Mandiri (PMM) makin berkembang. Polisi kini diminta mengusut pihak perusahaan yang secara melawan hukum menghalangi kerja jurnalistik dengan menghapus hasil rekaman dan merampas HP  wartawan yang sedang bertugas.

Wartawan adalah pekerjaan yang sah dan dilindungi oleh Undang undang  Nom0r 40 tahun 1999 tentang Pres. Dalam pasal 1, UU ini menyebutkan wartawan adalah orang yang secara rutin melakukan tugas jurnalistik. Wartawan bertugas mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi atau berita secara rutin melalui media cetak, elektronik, maupun daring. Berdasarkan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, mereka adalah pilar informasi publik yang wajib mematuhi kode etik jurnalistik dan bertindak independen.

Sementara pasal 18 ayat 1 UU Tentang Pers ini menyebutkan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Dedy Wahyudi, salah seorang korban pengeroyokan menceritakan bagaimana orang orang yang ada dalam gudang PT PMM ini yang mengintimidasi mereka saat dibawa ke dalam area perusahaan setelah dipukuli tiga lelaki, Maulid-Sahiridi-dan Hazari yang salah satunya adalah Satpam PT PMM.  “Kami memang selamat dari pukulan dan tendangan pada fisik tapi saat berada didalam ruangan mental dan jiwa kami yang diancam,” katanya.

Menyinggung tentang perampasan HP dan penghapusan hasil rekaman, kata Dedy, terjadi dua kali. Pertama saat di pintu masuk gudang PT PMM dan kedua saat berada dalam ruangan setelah mengalami pengeroyokan. Pada penghapusan pertama memang Maulid yang meminta tapi yang kedua terjadi usai dia bersama Dana dipukuli oleh karyawan PT PMM atau oleh orang yang memiliki keterkaitan kerja dengan PT PMM. Rekaman kedua ini dibuat Dedy saat mobil keluar dari gudang.

Baca Juga:  Membangkang, Polisi Tangkap 7 Penambang

Menurut Dedy, saat berada dalam ruangan setelah dipukuli, Maulid kembali meminta HPnya dan  kemudian menyerahkan kepada seorang karyawan PT PMM yang ada malam itu.  Waktu itu Dedy mengaku tidak mengetahui siapa karyawan tersebut dan setelah bertemu di Mapolda Sabtu malam, orang itu ternyata Candra yang disebut sebut Humas PT PMM. “Candra lah yang menghapus rekaman yang ada di HP saya setelah diserahkan Maulid kepada dia,” kata Dedy.

Kejadian ini bermula saat Dedy Wahyudi, Frendy Primadana Kontributor TV One dan Wahyu Kurniawan dari SUARAPOS.COM mendapat informasi tentang adanya dugaan anggota Satgas yang dikepung massa di sekitar lokasi gudang PT PMM. Dalam perjalanan mereka bertemu Dedy Wahyudi yang langsung bergabung menuju PT PMM.

Ketiganya mendatangi gudang PT PMM guna mendalami informasi dan memverifikasinya.  Intimidasi pertama dialami wartawan ini ketika pengemudi truk bernama Maulid meminta Dedy menghapus foto dan rekaman yang telah diambilnya. Selanjutkan ketiga wartawan ini mendatangi Satpam menanyakan adanya informasi tentang kerumunan massa tersebut. Dua Satpam yang ada disana menyebutkan sempat ada keributan, tapi bukan di dalam kawasan PT PMM, melainkan di depan kantor PT PMM.

Setelah menyelesaikan urusannya dalam gudang PT PMM, truk yang dikemudian Maulid kembali keluar dan Dedy yang kebetulan mengambil gambar kawasan gudang dan menduga Dedy kembali mengambil foto truknya, membuat Maulid marah dan turun dari truk lalu memukul Dedy. Dana yang mencoba melerai juga kena pukul. Melihat kondisi memanas, Wahyu dan Dana menaiki sepedamotor untuk meningglkan lokasi.

“Motor sudah melaju, tapi dana yang berboncengan dengan saya ditarik seseorang dari belakang sehingga terjatuh dan selanjutnya terjadilah pemukulan tersebut,” kata Wahyu yang menyebut dia disuruh Dana untuk terus berjalan guna mencari bantuan.

slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69