“Kita sifatnya menunggu, karena kebijakan kepegawaian ini kan vertikal, sama semua seluruh Indonesia. Jadi ketika dari pusat A kita ya akan A, waktunya hari B kita akan lakukan hari B,” jelas dia.
Sementara, untuk formasi yang akan dibuka pada rekrutmen nanti, dirinya menegaskan akan mencoba menyelesaikan tenaga non-ASN yang saat ini mengabdikan diri di berbagai instansi.
“Peruntukannya memang pertama untuk tenaga pendidikan, kesehatan dan juga teknis,” ujar dia. (Dika)







