Andi Dinialdie menyarankan agar pandam perkuburan milik IKM sebaiknya lebih diperhatikan seperti perlu adanya pagar pembatas dengan tanah milik penduduk lainnya sehingga tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari. “Saya sangat mengerti karekter orang Padang bahwa mereka berusaha menghindari masalah yang akan timbul, jadi sebaiknya memang di pagar dan saya akan berkotribusi untuk itu, tegasnya dalam audiensi tersebut.
Sebelumnya, Ketua DPD IKM Banyuasin, H. Gusra Yetri mengatakan bahwa IKM adalah satu organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum. Kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat banyak, katanya, yang rutin diadakan adalah Jumat berkah yang berkunjung ke masjid masjid tertentu dan berbagi rahmat.
“Selain buka bersama pengurus dan anggota, kita setiap Bulan Ramadhan mengadakan Gebyar Ramadhan yang salah satunya membagi takjil berbuka puasa yang diberikan kepada masyarakat dan berbagi berkah untuk masyarakat yang membutuhkannya,” jelas H Gusra.
Ditambahkan Alfian Soho, Ketua Bidang Gukum HAM dan Advoasi IKM Banyuasin, organisasi kemasyarakat ini juga rutin mengadakan penyembelihan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha setiap tahunnya. “Ini sudah menjadi agenda rutin yang kami lakukan,” kata Alfian yang didampinggi Edi Rismanto, bidang sosial,dan kemasyarakatan IKM Banyuasin.
Usai pertemuan, Pengurus IKM ini menyampaikan apreasiasinya terhadap apa yang telah disampaikan Ketua DPRD Sumsel. “Ini sebagai bentuk dorongan bagi IKM supaya lebih besar dan bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat terutama di Kabupaten Banyuasin,” tambah H. Syamsir Sikumbang yang didampinggi Rudi Hendra. (*)







