PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Sri Gusjaya, menerima audiensi perwakilan Forum Pencucian Pasir Tailing (FP4) Pulau Bangka guna membahas kepastian nasib ribuan pekerja di sektor tersebut.
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Babel itu menyoroti keberlangsungan sekitar 8.000 tenaga kerja yang menggantungkan hidup dari aktivitas pencucian pasir di wilayah Bangka Belitung.
Didit menjelaskan, saat ini terdapat sejumlah titik utama aktivitas pencucian pasir yang menjadi perhatian, di antaranya wilayah Bangka Selatan, Bangka Barat, Bangka Induk (Sungailiat), serta Selindung. Aktivitas serupa juga ditemukan di beberapa lokasi di Pulau Belitung.
Dalam pertemuan tersebut, ia mengapresiasi komitmen para pelaku usaha dan pekerja lokal yang berupaya mengikuti ketentuan hukum, termasuk dalam pengurusan Izin Usaha Pertambangan (IUP).
“Mereka memiliki itikad baik untuk melengkapi legalitas agar aktivitas ke depan tidak menimbulkan persoalan. Di sinilah peran pemerintah diperlukan untuk memberikan solusi,” ujarnya kepada awak media, Rabu (1/4/2026).







