Didit berharap pertemuan dengan PT Timah segera dilakukan agar ada solusi terbaik bagi masyarakat di Bangka Belitung.
“Kami mohon maaf Pak Dir Ops dan rekan-rekan, kami akan melaksanakan RDP ini pada 8 September mendatang. Saya berharap para komisaris serta direksi hadirla bersama-sama. Jangan takut dengan DPRD, kita cari solusi bukan cari masalah,” imbuh Didit.
Ia menambahkan, DPRD Babel mendukung kebijakan pemerintah pusat sehingga yang paling tepat adalah bagaimana kita mencari solusi bersama PT Timah.
“Dan PT Timah nanti bisa menyampaikan bawah Babel saat ini ekonominya bergantung dengan timah. Bukan berarti kita mendukung illegal, tidak tetapi harus dipilah, mana perusahan mana rakyat yang ingin cari makan,” tutup Didit. (*)







