Prabowo lalu mengambil sumpah jabatan para kepala daerah masa jabatan 2025-2030. Enam perwakilan kepala daerah maju ke depan sebagai simbolis. Keenam kepala daerah itu mewakili semua agama di Indonesia.
Para kepala daerah yang mewakili yakni, Gubernur Lampung Rahmat Mizani (Islam), Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda (Katolik),Walikota Singkawang Tjhau Chui Mie (Budha), Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Hindu), Walikota Manado Andrei Angouw (Konghucu) dan Bupati Merauke Yoseph P Gebze (Protestan).
Para kepala daerah berjanji akan memenuhi kewajiban sebagai gubernur, bupati, maupun walikota. Mereka juga berjanji akan bekerja dengan sebaik-baiknya. Usai pengucapan sumpah, Prabowo menyematkan tanda pangkat kepada perwakilan kepala daerah Acara dilanjutkan dengan penandatangangan berita acara.
“Saya juga ingin menyampaikan selamat atas mandat yang diberikan oleh rakyat dari daerah masing-masing. Saya juga ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya saudara-saudara menjadi kepala daerah masing-masing,” tutur Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden berpesan agar setiap kepala daerah selalu mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap kebijakan dan keputusan yang diambil. “Berbuatlah yang terbaik untuk rakyat kita. Jangan pernah lupakan bahwa tugas utama seorang pemimpin adalah melayani dan mensejahterakan masyarakatnya,” tambahnya.
Pelantikan ini menjadi tonggak awal bagi Bupati Banyuasin H. Askolani dan Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian dalam melanjutkan pembangunan di Kabupaten Banyuasin.
Dengan mandat yang diberikan, diharapkan keduanya dapat mewujudkan program-program strategis yang membawa manfaat besar bagi masyarakat serta memperkuat sinergi dalam tata kelola pemerintahan yang baik menuju Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera.
(Sumber Diskominfo)







