Ia menegaskan agar pemerintah kabupaten dan kota memiliki data penerima subsidi yang valid agar penyaluran elpiji tiga kilogram tepat sasaran. “Sebanyak apapun yang disalurkan tapi jika data tidak valid ya seperti saat ini, selalu tidak cukup karena ada yang memang tidak tepat sasaran,” katanya.
Menjelang Ramadhan 1446 Hijriah, kata dia, Pertamina Babel menyatakan sudah siap untuk mencukupi kebutuhan masyarakat. Untuk itu diminta masyarakat mengutamakan kejujuran agar subsidi pemerintah benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran.
“Tinggal kejujuran data saja. Jangan sampai masyarakat tidak mampu tidak dapat dan yang mampu malah dapat lebih dari satu,” ujarnya.
Sales Manager Pertamina Bangka Belitung, Andrew Wisnu Wardhana mengatakan Pertamina tidak memiliki kewenangan menindak hotel atau restoran yang masih menggunakan elpiji subsidi tiga kilogram.
“Kewenangan kami hanya berhak mengambil tindakan untuk pangkalan saja. Namun kami bisa bantu cek bersama, Pemda yang berwenang memberi pembinaan atau mengambil tindakan,” katanya. (*)
(Sumber antarababel)







