Example floating
Example floating
PANGKALPINANG

Kinerja BPR dan BPRS di Bangka Belitung Tumbuh Positif, OJK Tekankan Penguatan Modal

23
×

Kinerja BPR dan BPRS di Bangka Belitung Tumbuh Positif, OJK Tekankan Penguatan Modal

Sebarkan artikel ini
Foto: Kepala OJK Provinsi Kepulauan Babel Eko Wijaya.

PANGKALPINANG – Kinerja industri Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan tren positif hingga Mei 2026.

Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat pertumbuhan aset, dana masyarakat, hingga penyaluran kredit tetap meningkat. Di sisi lain, kualitas kredit membaik dan kondisi likuiditas tetap terjaga.

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Wijaya, mengatakan saat ini terdapat tiga BPR dan satu BPRS yang beroperasi di wilayah Bangka Belitung, yakni PT BPR Ukabima Lestari, PT BPR Sentral Mitra Sejahtera, PT BPR Berkah Serumpun Mandiri, dan PT BPRS Bangka Belitung.

“Berdasarkan posisi Mei 2026, kinerja industri BPR dan BPRS di Bangka Belitung menunjukkan pertumbuhan positif yang didukung perbaikan kualitas aset serta kondisi likuiditas yang tetap terjaga,” kata Eko dalam keterangan tertulis, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, secara tahunan atau year on year (yoy), total aset BPR dan BPRS meningkat 7,24 persen menjadi Rp867,66 miliar. Peningkatan tersebut mencerminkan semakin kuatnya kapasitas usaha serta ketahanan industri dalam menjalankan fungsi intermediasi keuangan di daerah.

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 5,77 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp486,79 miliar.

Eko menyebutkan, kenaikan DPK menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap BPR dan BPRS masih terjaga sebagai lembaga keuangan yang melayani kebutuhan masyarakat maupun pelaku usaha.

Sementara itu, penyaluran kredit dan pembiayaan turut mengalami pertumbuhan sebesar 1,45 persen menjadi Rp389,04 miliar.

Menurut Eko, capaian tersebut memperlihatkan fungsi intermediasi BPR dan BPRS tetap berjalan baik, terutama dalam mendukung pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bangka Belitung.

Dari sisi kualitas kredit, rasio Non-Performing Loan Gross juga mengalami perbaikan. Angkanya turun dari 12,51 persen pada Mei 2025 menjadi 10,15 persen pada Mei 2026.

Baca Juga:  Gedung Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas IIA Pangkalpinang Diresmikan

Tinggalkan Balasan

slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69