MUSI RAWAS UTARA – Sebanyak 28 sekolah di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan terendam banjir. Banjir yang menyebabkan lumpuhnya proses belajar mengajar di daerah adalah akibat meluapnya Sungai Rawas.
Hujan deras yang melanda Muratara sejak beberapa hari lalu sehingga menyebakan bencana banjir ini juga merendam ratusan rumah penduduk.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara, Zazili mengatakan saat ini setidaknya ada 28 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tersebar di tujuh kecamatan yang terendam banjir.
Secara rinci Zazili menjelaskan 28 sekolah yang terendam banjir antara lain SDN Biaro Baru, SDN 4 Bingin Teluk, SDN 1 NOMAN, SDN 1 Karang Dapo, SDN Pantai, SDN 3 Muara Rupit, SDN 2 Maur, SDN Biaro Lama.
Selain itu SDN 2 Karang Dapo, SDN karang Anyar, SDN 1 Rantau Kadam,
SDN1 Lesung Batu, SDN kertasari, SDN Mandi Angin, SDN Kerta Dewa, SDN Lubuk Rumbai, SDN Terpadu Translok Pauh, SDN 2 Lesung Batu, SDN 1 Remban, dan SDN Belani.
Sementara sekolah menengah yang terendam banjir antara lain SMP Negeri Karang Anyar, SMP Negeri Terpadu Translok Pauh, SMP Negeri Pangkalan, SMP Negeri Pulau Lebar SMP Negeri Napalicin SMP Negeri karang Dapo, SMP Negeri 1 Muara Rupit danS MP Negeri Pulau Kidak.
“Saat ini kami masih terus melakukan pendataan, kemungkinan jumlah sekolah yang terendam banjir akan terus bertambah mengingat curah hujan masih cukup tinggi dan debit air terus naik,” tambahnya.
Untuk itu dirinya menginstruksikan pada para kepala sekolah yang sekolahnya terendam banjir agar menghentikan sementara aktifitas belajar dan mengajar sampai air surut. “Saya himbau agar siswa diliburkan sementara sampai banjir surut,” pungkasnya. (dhia/suarapos)