Example floating
Example floating
PERISTIWA

Telantarkan Anak, Adi Irawan Dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD Pangkalpinang

184
×

Telantarkan Anak, Adi Irawan Dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD Pangkalpinang

Sebarkan artikel ini
Diani Safitri melalui kuasa hukumnya LBH KUBI melaporkan anggota Adi Irawan ke Badan Kehormatan DPRD Kota Pangkalpinang guna memperjuangan hak anaknya. Laporan ini diterima staf DPRD setempat. (Foto ist)

PANGKALPINANG — Satu masalah rasanya belum cukup melingkupi kehidupan seorang Adi Irawan. Disaat dirinya sedang menjalani pemeriksaan penyidik tindak pidana korupsi Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Ketua DPD salah satu partai politik di Kota Pangkalpinang  ini besar kemungkinan juga akan menjalani pemeriksaan di Badan Kehormatan DPRD Kota Pangkalpinang.

Adalah Diani Safitri, seorang warga Kota Pangkalpinang yang dalam beberapa kali kesempatan menyebut bahwa Adi Irawan  adalah lelaki yang tidak bertangungjawab. “Dia adalah ayah biologis dari anak saya tapi dia tidak  memenuhi kewajiban sebagai seorang ayah, baik dalam aspek nafkah pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan anak,” kata Diani kepada media ini Selasa (7/4/2026).

Berbagai cara dan entah berapa kali, katanya, dia berupaya mendapatkan kepastian tentang hak untuk anaknya tersebut. Tapi Adi Irawan hanya berjanji akan memenuhi. Diani tidak menampik bahwa bantuan dana dari Adi Irawan untuk kepentingan kehidupan anaknya pernah diterima tapi itu tidak mencukupi untuk kebutuhan anaknya. “Jangankan untuk kesejahteraan anak, untuk biaya sekolah dan  ketercukupan gizi serta  protein anak saja tidak cukup,” katanya.

Lelah tidak juga mendapatkan hak untuk anaknya dan karena posisi Adi Irawan yang  seorang figur publik dengan jabatan yang mentereng di satu lembaga yang terhormat, Diani melaporkan persoalan ini Badan Kehormatan DPRD Kota Pangkalpinang, tempat Adi berkarir.

Dalam laporan yang disampaikannya Selasa (7/4/2026),  Diani mengurai persoalan yang menyentuh sisi personal  Adi sebagai seorang bapak. Menurut Diani, anak yang ia miliki merupakan anak biologis dari yang bersangkutan dan itu tidak hanya diketahui tetapi juga pernah diakui dalam komunikasi pribadi.

Namun, persoalan utama yang disorot bukan semata pengakuan, melainkan tanggung jawab yang dinilai tak kunjung dijalankan. Diani menegaskan, hingga saat ini tidak ada pemenuhan kewajiban sebagai seorang ayah, baik dalam aspek nafkah pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan anak.

Baca Juga:  Lampung Selatan Diterjang Puting Beliung, 102 Rumah Rusak

Tinggalkan Balasan

slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69