Pada Wisuda Sarjana Angkatan XVII Tahun Akademik 2025/2026 ini, Unmuh Babel meluluskan 156 sarjana baru. Sebanyak 131 lulusan berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), sedangkan 25 lulusan lainnya berasal dari Fakultas Teknik dan Sains (FTS).
Prosesi wisuda turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti.
Dalam orasi ilmiahnya, Abdul Mu’ti mengingatkan para lulusan agar tidak terjebak dalam toga syndrome. Menurutnya, mengenakan toga bukan berarti proses belajar telah selesai.
Ia mengatakan, dunia kerja saat ini berkembang sangat cepat seiring kemajuan teknologi dan digitalisasi. Karena itu, lulusan perguruan tinggi dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan, memperkuat karakter, serta mampu beradaptasi dengan perubahan.
“Nilai IPK yang tinggi di atas kertas hanyalah modal awal. Penentu kesuksesan yang sesungguhnya di masyarakat adalah kekuatan karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi,” tutupnya. (Rea)







