Sementara, Retno, salah seorang warga mengaku, mendatangi kantor kelurahan bersama tetangganya dengan berjalan kaki untuk berbelanja bawang merah dan minyak sayur. Ini dilakukan karena harga pasar murah ini lebih terjangkau dibanding dengan harga pasar pada umumnya.
“Pasar murah ini sangat membantu warga, karena harganya lebih murah dari harga pasar, dan juga bisa urus administrasi lainnya tentunya sangat membantu kami yang notabenenya adalah seorang petani karet,” tukasnya.
Selain operasi pasar pangan murah, dilaksanakan juga pelayanan kolaboratif berupa pelayanan Nomor Induk Berusaha (NIB) dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), pelayanan dokumen kependudukan dari Dinas Dukcapil, pelayanan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan, Pelayanan KB gratis dari DP2PAP2KB, dan Pelayanan bagi Keluarga Harapan (PKH) dari Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin. (*)
Sumber Diskominfo







