Ia mengapresiasi dukungan Bank Indonesia serta para sponsor yang turut membantu pelaksanaan festival. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pihak swasta dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan ekonomi kreatif di daerah.
Saparudin mengatakan evaluasi terhadap sejumlah kegiatan sebelumnya menunjukkan perkembangan UMKM dan seni di berbagai agenda Kota Pangkalpinang telah melampaui target yang ditetapkan.
Karena itu, pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong penguatan potensi lokal. Ekonomi kreatif dinilai bukan hanya soal kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem usaha dan kreativitas masyarakat.
“Mari kita jadikan Kota Pangkalpinang semakin kreatif dan inovatif,” ujar Saparudin.
Festival Gema Ekraf ke-2 pun menjadi salah satu etalase bagi Pangkalpinang untuk mempertemukan kreativitas, produk UMKM, kuliner, dan hiburan dalam satu ruang publik. (*)







