Yudi menjelaskan, Tongkang BG Ocean Perkasa 8 berangkat dari Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan menuju ke Cilegon, Banten ditarik oleh Kapal TB Marine Perkasa. Muatannya batu bara dengan berat 7.500 metrik ton.
Kebakaran tongkang nahas tersebut menurut Yudi sudah terjadi sejak 31 Agustus lalu. “Tapi untuk kebakaran sudah sejak 31 Agustus sekira pukul 11 siang. Untuk penyebab kebakaran masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.
Terkini tim gabungan dari Satpolairud Polres Bangka Barat, Direktorat Pangkalan Sandar Kapal Patroli Direktorat Polairud Polda Bangka Belitung, Korpolairud Baharkam Mabes Polri dan Pos TNI AL Mentok masih berada di lokasi kejadian untuk memantau kondisi kapal. (SK)







