Dalam kesempatan yang sama, Asisten I Izro Maita menyampaikan pesan dari Bupati Banyuasin, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival. Ia menegaskan bahwa permainan tradisional tidak hanya hiburan semata, tapi juga sarana mendidik nilai-nilai seperti sportivitas, kebersamaan, dan kreativitas. Melalui Sang Purba, diharapkan interaksi sosial anak-anak dapat kembali tumbuh secara sehat dan harmonis.
Berbagai permainan tradisional khas seperti injit-injit semut, kucing-kucingan, kucing patung, ular naga panjang, bentengan, gobak sodor, enggrang canting, enggrang kayu, dan bakiak menjadi ajang kompetisi dalam festival ini. Para pemenang nantinya akan memperoleh hadiah berupa uang pembinaan, piala, dan piagam penghargaan.
Acara pembukaan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta, guru pendamping, serta masyarakat sekitar. Festival Sang Purba diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam memperkokoh identitas budaya Banyuasin di tengah gempuran modernisasi yang kian pesat. (*)







