“Kita ajak pelajar supaya mereka peduli lingkungan karena menanam pohon itu masa depan, untuk ketersediaan air kita nantinya hinau oksigen kemudian tidak terlalu panas,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang, Bartholomeus Soeharto, berharap gerakan penanaman ini bisa dilakukan seluruh elemen, baik dari dinas-dinas, perusahaan sampai dengan masyarakat.
“Harapan bukan saja pemerintah tapi masyarakat juga ikut menanan sesuai dengan Semarak Babel,” harapnya. (Dika)







