PANGKALPINANG (realita.news) — Buka bersama, kini, tidak hanya sebatas ajang untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan keimanan, dan berbagi keberkahan Ramadhan tapi juga bisa diarahkan untuk meningkatkan kreativitas dan mempertontonkan sesuatu tentang keberhasilan.
Kondisi seperti inilah yang terlihat dalam ranglaian acara buka bersama yang diadakan Ganesha Education Care (GEC) Pangkapinang di Swiss–Bell Hotel, Minggu (1/3/2025). Selain tetap diisi dengan kegiatan yang bercirikan keIslaman yang penuh dengan pesan pesan kebaikan, namun juga ada pertunjukan yang dikemas dengan sangat berbeda dan menakjubkan.
Semua acara yang dipertontonkan, kecuali sambutan, dilakukan semuanya oleh Murid Sekolah Dasar, Pelajar Sekolah Menengah Pertama dan Siswa Sekolah Menengah Atas yang sekarang terdaftar sebagai anak anak yang sedang menuntut ilmu di Lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) Ganesha Education Care (GEC). Berbagai acara yang menyenangkan mata dan telinga disuguhnya.
Mulai dari pembacaan Kalam Illahi dan Saritilawah, lalu ada nyanyian, tarian, puisi dan drama tentang kegiatan sekelompok siswa SMP. Pembawa acaranya pun anak bimbingan GEC dan menyampaikan susunan acara mengunakan dua bahasa. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Dan yang tidak kalah meriahkannya adalah testimoni tentang perjalanan sesorang pelajar yang sedang menuntut ilmu di luar pendidikan formal di sekolah sekolah. Kesan kesan baik itu awalnya dimulai dari pelajar yang sekarang sedang menuntut ilmu disana, lalu ada kesan dan pesan dari orang tua serta dilanjutkan oleh Praja IPDN yang mendapat bimbingan belajar di GEC saat akan mengikuti test penerimaan Sekolah Kedinasan tersebut.
Bagi seorang Gian Kayana, belajar di GEC telah membuat jauh lebih baik. Pelajar kelas 9 satu SMP Negeri di Pangkalpinang ini dengan belajar GEC membawa dia menjadi wakil Provinsi Bangka Belitung pada Honorable Mention– Indonesia Olympiade of Science yang diadakan di Yogyakarta dan peraih medali perak pada Kompetisi Sains Indonesia Bidang Matematika 2025.
Semua yang dia ceritakan tentang materi pelajaran dan bimbingan belajar yang didapatnya di GEC disampaikannya dengan mengunakan Bahasa Inggris. Apa yang disampaikannya ini mendapat aplaus yang meriah dari sekitar 200 undangan yang hadir saat itu.
Undangan yang hadir juga bukan sembangan. Ada Sekda Kota Pangkalpinang Mio Go beserta istri serta dua anaknya, ada Kacabdin I Syansul Bahri, ada perwakilan Dinas Pendidikan Kota pangkalpinang, Bangka Tengah dan Kabupaten Bangka.
Sekretaris Kota Pangkalpinang, Mie Go dalam sambutannya menyebutkan keberadaan GEC sangat membantu Pemerintah Kota untuk menciptakan dan membentuk pelajar Pangkalpinang lebih berkualias. “Materi Pelajaran saat ini saya rasa cukup berat jika dibanding dengan masa saya sekolah dulu. Dan apa yang didapat di sekolah masih terasa kurang sehingga perlu diulang di rumah. Nah para orangtua tidak semua punya waktu dan punya kemampuan untuk membantu anak anak menyelesaikan materi pelajarannya. Makanya anak anak harus ikut Bimbel,” katanya.








