Maryam menilai pemerintah daerah perlu mengambil langkah konkret agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena faktor biaya.
”Jangan sampai anak-anak tidak mendapatkan hak pendidikannya hanya karena terkendala biaya. Pemerintah harus turun tangan mengatasi persoalan ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan sistem penerimaan siswa melalui jalur domisili, afirmasi, maupun prestasi tetap menyisakan calon peserta didik yang belum terakomodasi akibat keterbatasan kuota sekolah negeri.
Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk membantu biaya pendidikan siswa di sekolah swasta, sekaligus mendukung keberlangsungan sekolah swasta sebagai mitra pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan.
”Anak-anak Bangka Belitung memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan. Karena itu saya mengusulkan pemerintah menganggarkan subsidi bagi siswa yang bersekolah di swasta, sehingga mereka tetap memperoleh kesempatan belajar meski tidak tertampung di sekolah negeri,” tegasnya. (***)







