Efek tersebut diduga berasal dari kandungan fenolik di dalamnya yang mampu meningkatkan metabolisme glukosa (gula).
Meski begitu, buah mengkudu tidak dapat menggantikan pengobatan utama untuk mengatasi diabetes ya. Agar lebih aman, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan buah mengkudu sebagai salah satu alternatif pengobatan untuk diabetes.
- Menjaga berat badan tetap ideal
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa buah mengkudu bermanfaat dalam menjaga berat badan dan mencegah obesitas. Efek ini diduga berkat kemampuan buah mengkudu dalam meningkatkan metabolisme.
Namun, kamu tidak bisa hanya mengandalkan buah mengkudu saja. Lakukan olahraga rutin dan jalani diet sehat akan lebih efektif menjaga berat badan ideal.
- Menurunkan risiko terkena kanker
Manfaat buah mengkudu lainnya adalah menurunkan risiko terkena kanker. Ini karena buah mengkudu kaya akan antioksidan yang dapat mengurangi stres oksidatif. Stres oksidatif dikaitkan dengan berbagai penyakit, termasuk kanker.
Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Konsumsi Buah Mengkudu
Buah mengkudu relatif aman dikonsumsi sebagai makanan maupun suplemen. Namun, meski jarang terjadi, buah mengkudu juga diketahui dapat menyebabkan diare dan kerusakan hati.
Agar terhindar dari efek samping berbahaya, kamu sebaiknya hati-hati sebelum mengonsumsi obat-obatan herbal, termasuk obat dengan kandungan buah mengkudu, apalagi jika kamu memiliki kondisi berikut ini:
- Sedang hamil atau menyusui
- Menderita hiperkalemia
- Menderita penyakit ginjal
- Memiliki gangguan pada organ hati
Selain itu, buah mengkudu juga bisa menimbulkan efek interaksi obat, apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan tertentu.
Meski memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, beberapa manfaat buah mengkudu di atas masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Oleh karena itu, jika kamu ingin mendapatkan manfaat buah mengkudu sebagai pengobatan penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dulu.
Sumber alodokter.com







