“Bagi muslimat NU, kami punya tanggal lahir Masehi dan Hijriah. Hijriahnya pada Robiul Akhir, dalam Masehi pada bulan Maret,” jelasnya yang juga mengungkapkan telah dilaksanakan peringatan akbar hari lahir Muslimat NU, di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 20 Maret 2024.
“Saya minta, tidak ada pengurus yang tidak hafal dengan ayat ‘Takutlah kalian jika akan meninggalkan generasi yang lemah’. Bisa lemah iman, lemah fisik, lemah ekonomi, lemah solidaritas solisal dan seterusnya,” tegasnya.
Pada kesempatan ini, Khofifah berpesan kepada empat kepengurusan yang baru dilantik agar menyiapkan generasi yang kuat. “Saya mohon, semua pimpinan wilayah atau cabang agar masing-masing harus bijak. Bagaimana memposisikan masing-masing pengurus supaya bisa mengeksplor potensinya,” jelasnya.
Pada kesempatan yang juga bertepatan dengan bulan suci Ramadan ini, Muslimat NU turut menyerahkan santunan kepada 25 kaum dhuafa, dan 45 g anak yatim. Setelahnya dilanjutkan dengan buka puasa bersama.
Selain melantik langsung para pengurus ini, Khofifah sekaligus memperingati hari lahir ke-78 Muslimat NU Kep. Babel yang mengangkat tema “Membangunan Ketahanan Keluarga untuk Menguatkan Ketahanan Negara”.
Pada susunan Pengurus Wilayah Muslimat NU Kep. Babel, dilantik sebagai Ketua yakni Ita Suriawati Dja’far. Sementara itu, Ketua Kabupaten Bangka Mina, Ketua Kabupaten Bangka Barat Dian Ekawati, dan Ketua Pangkalpinang Rohati. (Nona)
Sumber Diskominfo







