Anggota Komisi II DPRD Babel, HIMA Olivia, menyoroti masih adanya aktivitas tambang ilegal di sekitar alur yang berpotensi mempercepat pengendapan. Ia meminta pemerintah kabupaten meningkatkan pengawasan.
“Kalau tambang ilegal tidak dikendalikan, pendangkalan akan terus terjadi. Pemkab harus hadir melakukan pengawasan bersama,” ujarnya.
Hima juga mengingatkan, memasuki musim barat pada Oktober–November, kondisi alur akan makin sulit dilalui nelayan. Ia mengapresiasi dukungan PT Timah yang ikut mengatasi sumbatan melalui dana CSR, meski pengerukan yang dilakukan saat ini belum maksimal.
“Bantuan PT Timah melalui CSR sudah membantu nelayan, tapi pekerjaan ini masih butuh penanganan lebih serius agar akses keluar masuk muara benar-benar aman,” katanya. (*)







