JAKARTA (realita,news) — Jumlah jemaah haji Indonesia 2024 yang meninggal di Tanah Suci kembali bertambah. Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) hingga Selasa 18 Juni 2024, total jemaah yang meninggal saat melaksanakan rukun haji berjumlah 165 orang.
Jemaah haji Indonesia tersebut, seperti dilansir Liputan6.com, meninggal dunia saat berada di lima wilayah Arab Saudi, yakni Madinah, Jeddah, Makkah, Arafah, dan Mina. Diketahui, seluruh jemaah saat ini tengah melaksanakan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Kasus kematian ini masih didominasi jemaah haji lanjut usia (lansia). Adapun jemaah tertua yang meninggal dunia di Tanah Suci berusia 94 tahun. Sementara jemaah termuda berusia 31 tahun.
Hampir seluruh jemaah haji yang meninggal di Tanah Suci ini juga termasuk dalam kategori kesehatan risiko tinggi (risti). Tercatat hanya ada 16 jemaah yang tidak termasuk risti.
Meski begitu, tren kasus kematian pada jemaah haji Indonesia di Tanah Suci menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini terlihat dari tabel perbandingan kasus kematian dari tahun ke tahun yang ditampilkan di laman Siskohat Kemenag.







