Example floating
Example floating
HEADLINE

Danlanal Babel Bantah Kapal yang Ditemukan Kandas Bermuatan 47 Ton Timah

491
×

Danlanal Babel Bantah Kapal yang Ditemukan Kandas Bermuatan 47 Ton Timah

Sebarkan artikel ini
Gambar atas, Kapal Kayu Indah Jaya GT 34 muatan pasir timah yang kandas di Muara Pelabuhan Pangkal Balam, Jumat (30/5/2025). Gambar bawah, aktifitas pemindahan pasir timah dari kapal ke mobil pick up Hailux pukul; 23.15 WIB, Selasa tanggal 3 Juni 2025. (Foto suarapos.com)

PANGKALPINANG (realita.news) – Pengamanan Kapal Kayu Indah Jaya GT 34 yang kandas di Muara Pangkalbalam oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bangka Belitung yang memuat timah untuk dibawa ke luar negeri, Jumat (30/5/2025) lalu, kini menimbulkan informasi baru.

Bila sebelumnya ramai diberitakan dan malah sudah di rilis oleh staf dinas penerangan TNI AL, Senin, 2 Juni 2025, seperti diberikan tempo tanggal 2 Juni 2025 dengan judul “TNI AL Gagalkan Penyelundupan 25 Ton Pasir Timah Ilegal di Bangka”, Antara News Bangka Belitung dengan judul “Lanal Babel tangkap kapal bermuatan 25 ton biji timah”.

Pemberitaan yang sama juga dipublis beberapa media online di Bangka Belitung yang pada intinya menyatakan bahwa pasir timah yang ditemukan di atas kapal seberat 25 Ton. Namun informasi baru yang beredar dan seperti yang diberitakan media online Suarapos.com, Kamis (5/6/2025), pasir timah yang diamankan dari atas Kapal Kayu KM Indah Jaya GT 34 diduga 47 ton bukan 25 ton.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut Babel Kolonel Laut (P) Ipul Saeful saat dihubungi Suarapos.com, Kamis (5/6/2025) sekitar pukul 09.12 WIB dengan tegas membantah jika pasir timah yang berada di kapal itu sebanyak 47 ton. Danlanal juga membantah ada keterlibatan oknum anggota dalam kasus ini.

“Enggak ada kok, saya yang jaga. Informasi dari mana? Enggak ada, semuanya saya jaga itu. Kan disitu bukan saya saja (Lanal Babel..red), disitu juga ada satgas dari Mabesal, jangan sampai barang ini kemana-mana atau hilang kemana-mana ditungguin di kapal dan dibongkarnya setelah sandar di Pangkal Balam,”ujar Kolonel Laut (P) Ipul Saeful.

Saat ditanyakan adanya dugaan anggota yang bermain dalam hal ini, Danlanal Babel membantah tegas. “Enggak ada, enggak ada yuk. Enggak ada, anggota saya kalau ada yang main -main saya tindak,” tegasnya.

Baca Juga:  Gubernur Sulawesi Utara Terima Anugerah Pena Mas PWI

Informasi yang diperoleh,  pasir timah tersebut diduga milik SY warga Banten. SY sendiri diduga pemain pasir timah Bangka – Jakarta, dia juga diduga pemain baby lobster. Sementara penyedia pasir timah diduga lelaki berinitial SB.

Sedangkan pemilik Kapal Kayu KM Indah Jaya GT 34 berinisial RM warga Pangkalpinang. Kapal Kayu KM Indah Jaya GT 34 diduga sering digunakan untuk mengambil minyak ‘kencinggan’ dari kapal Tanker.

Adapun proses penyelundupan pasir timah setelah dimuat di Kapal Kayu KM Indah Jaya GT 34 akan diangkut ke kapal induk yang telah menunggu di tengah laut, disinyalir pasir timah diangkut secara ship to ship di tengah laut.

“Pemilik barang SY Banten, pemain pasir timah Bangka – Jakarta, pemain Baby Lobster. Pemilik kapal RM tinggal di Pangkalpinang. Kapal angkut ini yang sering digunakan untuk mengambil minyak kencinggan dari kapal tanker, kapal induknya menunggu di tengah laut. Jadi pasir timah diangkut secara ship to ship di tengah laut,” ujar Sumber Suarapos.com, Kamis (5/6/2025).

“Penyedia pasir timah oknum anggota berinisial SB. SB termasuk yang menyelamatkan ABK supaya kabur. Pasir timah bervariasi ada yang bagus dan jelek. Indikasi pasir timah yang jelek berasal dari salah satu meja goyang yang ada di lintas timur. Kapal muat pasir timah di bawah jembatan emas,” jelasnya.

Informasi Awal Penangkapan

Diberitakan suarapos.com sebelumnya, informasi awal mengenai penangkapan ini mulai menyebar pada Sabtu (31/5/2025) sore, mengindikasikan adanya operasi besar oleh Lanal Babel.

slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69