Example floating
Example floating
PEMPROV BABEL

Di Moment Hari Tani Nasional, Pemprov Babel Launching Ketapang Bergema

489
×

Di Moment Hari Tani Nasional, Pemprov Babel Launching Ketapang Bergema

Sebarkan artikel ini
Penjabat Gubernur Bangka Belitung Sugito melaunching Program Ketahanan Pangan Bergerak Bersama pada peringatan Hari Tani Nasional di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel, Selasa (24/9/2024). (Foto Diskominfo)

PANGKALPINANG –  Penjabat  Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Sugito membuka Kegiatan Semarak Hari Tani Nasional sekaligus melaunching Ketapang Bergema (Ketahanan Pangan Bergerak Bersama). Kegiatan ini  diadakan di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel Selasa (24/9/2024).

“Hari tani merefleksikan pada kita semua konteks bahwa petani adalah pahlawan pangan nasional. Saya sampai bisa berdiri hari ini berasal dari keluarga dari petani juga, dan untuk menegaskan bahwa bertani adalah juga sebuah pekerjaan yang mulia. Sebuah pekerjaan yang tentu kita semua paham bahwa apa yang diupayakan adalah bagian dari upaya ketahanan nasional,” ungkap Pj Gubernur Sugito.

Ia mengatakan betapa pentingnya ketahanan pangan, karena ketika pangan itu rapuh, ketika kelangkaan pangan terjadi, maka kerapuhan sebuah negara cepat terjadi. Seperti halnya saat Presiden Jokowi saat 2 tahun yang lalu setelah pulang dari kunjungannya ke Ukraina dan menyampaikan bahwa kita tidak sedang baik-baik saja, karena ancaman pangan ini secara global cukup memprihatinkan dan bahkan Indonesia yang kaya akan potensi itu juga tidak lepas dengan adanya ancaman tersebut.

“Namun jika kita lihat kondisi kita di Kepulauan Bangka Belitung, potensi kita cukup besar baik potensi pangan yang sifatnya panganan pokok ataupun untuk komoditi-komoditi yang memiliki nilai strategis misalnya lada putih, karet, kemudian padi. Dengan persentase desa yang lebih banyak, jika dikaitkan dengan kebijakan secara nasional, salah satu upaya untuk mendorong ketahanan pangan di desa ada kebijakan terkait dengan prioritas penggunaan dana desa di mana 20% anggaran ini adalah dalam rangka untuk mewujudkan ketahanan pangan,” katanya.

Lebih lanjut, Pj Gubernur Sugito juga mengajak semua pihak untuk merefleksikan di Hari Tani Nasional ini sejauh mana yang sudah dilakukan, selain keberhasilan-keberhasilan melaksanakan ketahanan pangan dari anggaran dana desa, tapi juga masih melihat ada beberapa desa yang belum optimal di dalam memanfaatkan ketahanan pangan.

Baca Juga:  Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2023 Disahkan, Safrizal Apresiasi DPRD Babel

Maka kepada seluruh Perangkat Daerah, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kep. Babel, ia menitipkan pesan untuk melakukan pembinaan dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 43 Pasar 128.

slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69