”Alhamdulillah, untuk perbaikan jalan akses masuk sudah ada anggarannya sebesar Rp600 juta. Mohon doanya agar segera dikerjakan dalam waktu dekat. Ini mungkin berkah dari keberadaan pesantren di sini,” katanya.
Selain infrastruktur fisik, Zainuddin memberikan perhatian serius pada masalah administrasi pendidikan, khususnya terkait isu ijazah siswa SMA/SMK yang kerap ditahan pihak sekolah.
Ia berjanji akan menjembatani komunikasi langsung dengan Dinas Pendidikan Provinsi guna mencari solusi bagi santri atau warga Desa Kurau yang terdampak.
Meski bertugas di Komisi IV, Zainuddin menegaskan dirinya tidak akan membatasi diri pada satu bidang kerja saja.
Urusan jalan dan penerangan yang merupakan ranah Komisi III tetap akan menjadi prioritasnya demi kepentingan umum.
”Terkait lampu jalan dan jalan becek, meskipun itu ranah mitra Komisi III, setiap anggota dewan memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk memperjuangkan hak masyarakat di seluruh wilayah Bangka Tengah,” tegasnya.
Zainuddin juga mendesak Dinas Perhubungan agar memprioritaskan pemasangan lampu jalan di kawasan tersebut mengingat faktor keamanan yang mendesak.
Ia berharap pembangunan di Bangka Tengah dapat dirasakan secara merata, baik di wilayah Kurau Barat maupun Kurau Timur.(***)







