”Sebagian besar pengembang perumahan belum menyerahkan komplek perumahan itu ke Pemkot, sehingga kita belum menangani persoalan jalan yang sering dikeluhkan masyarakat. Hal itu masih menjadi tanggungjawab pengembang, makanya sekarang kita mendesak mereka menyerahkan ke Pemkot,” tuturnya.
Dia meminta pihak terkait agar tidak mudah mengeluarkan perizinan bagi pengembang perumahan, kecuali memang kondisi lahan perumahan bebas dari banjir. ’’Itu sudah saya tegaskan dengan dinas terkait agar tidak memberikan izin bagi pengembang tidak membangun perumahan di daerah rawan banjir. Dampaknya kan langsung ke masyarakat,” jelasnya.
Pengurus dan anggota JMSI Babelmenyambut baik kedatangan orang nomor satu di Kota Pangkalpinang tersebut. ”Kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Wali telah menyempatkan waktu berkunjung ke Sekretariat JMSI Babel,” tutur Supri. (*)







