Ia menyebut, salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan adalah perubahan desain konstruksi, seperti menaikkan elevasi jembatan atau mengubah bentuk menjadi melengkung, sehingga tidak lagi bergantung pada sistem buka–tutup.
Selain itu, pemerintah daerah juga diminta aktif mencari dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat, salah satunya melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah. “Yang terpenting, jembatan ini bisa segera diperbaiki dan kembali difungsikan,” tegasnya.
Edi menambahkan, keberfungsian Jembatan Emas sangat penting dalam mendorong pengembangan kawasan timur Pulau Bangka, termasuk memperkuat akses menuju RSUP Dr. (H.C.) Ir. Soekarno. “Ini bukan sekadar soal jembatan, tetapi menyangkut konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi kawasan,” pungkasnya. (*)







