Bangka Tengah — Universitas Bangka Belitung (UBB) melalui program Pengabdian Masyarakat Tingkat Universitas (PMTU) telah melaksanakan kegiatan pelatihan manajemen usaha tani bagi petani hortikultura di Desa Air Mesu Timur, Kabupaten Bangka Tengah.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat daya saing petani lokal melalui peningkatan kemampuan manajerial dan pencatatan keuangan usaha tani.
Pelatihan yang dipusatkan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Air Mesu tersebut diikuti petani hortikultura dan penyuluh pertanian. Materi pelatihan mencakup perencanaan usaha tani, pencatatan biaya dan penerimaan, penyusunan laporan keuangan sederhana, hingga analisis kelayakan usaha berbasis komoditas cabai merah.
Ketua Tim Pengabdian, Garist Sekar Tanjung, S.P.,M.Sc, menyampaikan bahwa ketimpangan informasi dan minimnya pencatatan usaha selama ini menjadi tantangan utama bagi petani dalam meningkatkan pendapatan. “Petani kita umumnya kuat di bidang teknis budidaya, namun lemah di sisi manajerial. Padahal kemampuan menghitung biaya, menentukan harga, hingga memahami kelayakan usaha sangat menentukan daya saing,” jelasnya.
Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan. Sebelum pelatihan, hanya 8,3 persen peserta yang memahami konsep manajemen usaha tani. Setelah pelatihan, tingkat pemahaman meningkat menjadi 75 persen. “Angka ini menunjukkan pelatihan manajemen sangat dibutuhkan. Peserta bahkan meminta agar materi dilanjutkan ke manajemen pemasaran dan kemitraan,” tambah Garist








