PALEMBANG (realita.news) – Sumatera Selatan kembali mencatat sejarah baru dalam pembangunan infrastruktur transportasi darat. Di era kepemimpinan Gubernur H. Herman Deru, hadir tol baru yang menghubungkan Bayung Lencir (Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel) dengan Kota Jambi.
Jalan tol ini menjadi bagian dari Tol Trans Sumatra, ruas Betung–Tempino–Jambi, khususnya Seksi 4 (Tempino–Ness) yang baru rampung dan siap digunakan.
Dengan kehadiran tol ini, waktu tempuh yang sebelumnya memakan waktu sekitar 3 jam melalui Jalan Lintas Sumatera, kini hanya menjadi 45 menit. Pemangkasan waktu perjalanan ini disambut gembira oleh masyarakat, pelaku usaha, hingga jamaah umrah dan haji yang sering melakukan perjalanan darat menuju Bandara Jambi maupun transportasi antarprovinsi.
Pembangunan untuk Sumsel dan Jambi
Gubernur Herman Deru menyampaikan, pembangunan jalan tol ini adalah bukti nyata bahwa Sumatera Selatan terus bergerak maju dalam konektivitas antarwilayah. Infrastruktur ini tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di sektor logistik, perdagangan, dan pariwisata.
“Tol ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memangkas jarak, waktu, sekaligus biaya. Dengan konektivitas yang baik, maka ekonomi daerah akan tumbuh lebih cepat dan masyarakat mendapatkan manfaat langsungnya,” ujar Herman Deru dalam keterangan resminya.
Tol Bayung Lencir – Jambi akan menjadi tulang punggung transportasi di Sumatera bagian selatan, karena menghubungkan dua provinsi penting, yakni Sumatera Selatan dan Jambi. Kehadirannya juga akan menjadi penopang bagi jalur utama Tol Trans Sumatra yang membentang dari Lampung hingga Aceh.
Selain memangkas waktu, tol ini juga diharapkan dapat:







