PADANG – Miniatur Masjid Raya Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi menjadi pengobat rindu perantau Minang di Semarang, Jawa Tengah. Miniatur masjid tersebut diarak dalam Pawai Ta’aruf mengawali rangkaian MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026).
“Lepas rindu kita, sudah lama ingin melihat masjid ini di kampung, tapi saya belum sepat pulang,”katanya Wina (25) saat menyaksikan Pawai Taaruf tersebut melintas di Jalan Pahlawan Semarang.
Kepuasan itu makin terasa ketika miniatur Masjid Raya Sumbar diarak dengan gandang tasa dan talempong. Khas suara musik tersebut membuat suasana kampung halaman hadir di hadapan mereka.
Walau sejenak setidaknya kehadiran miniatur Masjdi Raya, suara talempong dan suntiang Minang telah melepes kerinduan perantau Minang di Semarang akan kampung halaman.
“Apa ada qori dari Pariaman, saya dari Sintuk Toboh Gadang Kota Pariaman, boleh saya bertemu,” tanya Wina menyudahi.
Gadis muda itu adalah perantau Minang dari Kota Pariaman yang baru saja satu tahun menamatkan kuliah jurusan Matematika di Universitas Diponegoro, Semarang. Kemudian langsung melanjutkan bekerja di Semarang.
Diketahui, Kafilah Sumatera Barat tampil membawa miniatur Masjid Raya Al Minangkabawi serta iringan gandang tasa.
Pawai dimulai dari Balai Kota Semarang menuju kawasan Kantor Gubernur Jawa Tengah. Rombongan kafilah dari berbagai provinsi mengikuti pawai menggunakan kendaraan hias. Setiap kendaraan menampilkan ikon serta hasil pembangunan daerah masing-masing. Warga Semarang antusias menyaksikan iring-iringan tersebut. Pawai Ta’aruf memang menjadi salah satu agenda utama pada 12 September sebelum pembukaan MTQ malam hari.







