“Jadi anak itu sudah mengeluarin air mata terus dan die tidak bisa lagi buka matanya, jadi mejem terus. Jadi Dini bilang bisa dak dilanjutin sebentar lagi 30 menit bae. Tidak sanggup lagi bu, benar ya kalau ini mau di stop, iya bu kata Shindi,” terang Dini menceritakan kembali kronologis ke Humas UBB
Dihari yang sama sesi 2, cerita lain dituturkan salah satu Peserta UTBK-SNBT yang mengikuti tes di Gedung Timah I Kampus Terpadu UBB. Windi yang berasal dari Desa Kemingking Bangka Tengah optimis untuk mengikuti seleksi dan harapannya bisa lolos nantinya di PTN yang diidolakan.
Walaupun SLTAnya, dia tempuh di SMK PGRI Baturaja Palembang, Windi tetap memilih PTN di asal daerahnya yakni UBB dan Polman Babel. Dari 4 pilihan program studi (Prodi) jalur UTBK-SNBT 2024, sebanyak tiga Prodi pilihannya ia ambil ke UBB yakni pilihan D3 Keperawatan UBB, kedua Bisnis Digital UBB, ketiga Teknik Pertambangan UBB, serta pilihan 4 ke prodi Bisnis Digital Polman Babel.
Windi mengakui sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti UTBK secara maksimal, salah satunya terus belajar dan tidak lupa do’a dari kedua orang tua dan keluarga. Ia juga menuturkan pilihan PTN di asal daerah karena atas keinginan sendiri dan orang tua yang tidak ingin anaknya jauh lagi dari keluarga.
Usai pelaksanaan UTBK Windi merasa gugup dan soal-soal UTBK yang dikerjakan sangat susah walaupun sudah belajar sesuai kemampunnya. Namun tidak memudar impian dan harapan ia tetap optimis bisa lolos nantinya.
“Dek-dek an saat UTBK dan susah itu pelajarannya, saya pingin lulus dan ini satu-satu harapan saya,” harap Windi ungkapnya kepada Humas UBB.
Lebih lanjut ia menambahkan, selama SLTA ia tempuh di Palembang dan ikut keluarga dari orang tua, dan orang tua sendiri berdomisili di Bangka. Ia berharap bisa diterima dan lolos di PTN jalur SNBT dan dapat memenuhi impian orang tuannya untuk kuliah di Bangka. (*)
Sumber Humas UBB







