Dari hasil penyisiran, tim menemukan 81 karung bijih timah basah yang disembunyikan di celah-celah batu. Namun, temuan ini mengungkap fakta yang lebih serius adanya modus baru penyelundupan dengan mengambil langsung hasil tambang dari Ponton Isap Produksi (PIP) di laut tanpa proses resmi.
Material yang diamankan bukan sekadar timah, melainkan mengandung Logam Tanah Jarang (LTJ) seperti Monazite, Zircon, Ilmenite, dan Rutile—komoditas bernilai tinggi yang menjadi bahan baku industri teknologi global.
Seluruh barang bukti kini diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap jaringan pelaku. Keberhasilan ini diperkirakan telah menyelamatkan potensi kerugian negara dalam jumlah besar. (*)







