Menurutnya, tema HUT RI ke-79 ini dipilih untuk menandai tiga momen penting bagi bangsa indonesia yaitu, pertama adalah untuk penyambutan Ibu Kota Nusantara atau IKN, kedua adalah pergantian Kepala Negara dan yang ketiga adalah langkah menuju Indonesia Emas tahun 2045. “Makna kemerdekaan saat ini bukan hanya sebagai kata, melainkan sebagai “kesempatan”, kesempatan untuk bergerak, berubah hingga jadi nyata dan kesempatan untuk berkarya tanpa batas,” ujar Herman Suhadi.
Herman juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk fokus kepada hal yang benar-benar penting dalam menyatukan keberagaman dengan cara berkolaborasi dan bersinergi guna memperkenalkan jati diri Bangsa Indonesia. “Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk melaju bersama dan menggelorakan semangat perjuangan yang belum berakhir, dalam menciptakan persatuan dan kesetaraan untuk mencapai tujuan yang berprinsip pada nilai-nilai luhur bangsa,” katanya.
Setelah bersama-sama mendengarkan pidato kenegaraan oleh Presiden dari Istana, Herman Suhadi menutup rapat dengan menyampaikan Puji Syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa serta ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas perhatian dan kesabaran hadirin sekalian dalam mengikuti rapat hari ini.
“Saya berterima kasih kepada Pj Gubernur Bangka Belitung, Forkopimda Bangka Belitung dan seluruh Anggota DPRD Bangka Belitung atas bantuan dan dukungannya sehingga rapat Paripurna Istimewa hari ini dapat terselenggara dengan baik,” tutupnya. (rea)







