“Kalau menjelang tampil biasanya kami latihan rutin dua kali seminggu. Namun karena alatnya rusak, latihan jadi tidak bisa maksimal,” katanya.
Kelompok rebana tersebut kerap diundang untuk mengisi berbagai kegiatan keagamaan, seperti majelis taklim, hajatan, maupun kegiatan Badan Kontak Majelis Taklim.
Menurut Suharnis, hadirnya peralatan baru akan semakin meningkatkan semangat anggota untuk terus berlatih dan melestarikan seni rebana.
“Insyaallah dengan adanya alat baru nanti, ibu-ibu semakin semangat berlatih. Seni rebana ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk ikut melestarikan kesenian Islami. Mudah-mudahan PT TIMAH semakin maju dan terus dapat membantu masyarakat. Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan,” tutupnya. (*)







