Salah satu nelayan yang mendapatkan bantuan mesin, Sudarni bersyukur dan sangat senang dengan bantuan dari PT Timah untuk dirinya. Baginya, ini adalah harapan baru untuk bisa mencari rezeki.
“Bersyukur sekali, karena mesin yang waktu kecelakaan itu sudah rusak parah tidak bisa digunakan lagi, terendam air laut. Kecelakaan itu terjadi saat cuaca ekstrem, Alhamdulllilahnya saya masih selamat,” ceritaya.
Ia menyebutkan, untuk membeli mesin baru dirinya cukup kesulitan karena penghasilannya hanya mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. Sebelum ada bantuan dari PT Timah, ia hanya mengandalkan mesin lamanya untuk mecari rezeki di laut.
“Alhamdullillah, karena kalau mau beli sendirinya rasanya belum bisa apalagi harganya kan tidak murah. Terima kasih sudah membantu saya, semoga PT Timah rezekinya semakin lancar,” tutupnya. (*)
(Sumber timah.com)







