Kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar kolaboratif bagi mahasiswa, karena setiap kelompok bertanggung jawab menyajikan materi secara kreatif sekaligus mempelajari materi dari kelompok lain melalui interaksi langsung.
Salah satu mahasiswa kelas 25AK1 menyampaikan bahwa metode pembelajaran tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan perkuliahan biasa.
“Kegiatan ini membuat kami lebih mudah memahami materi karena tidak hanya mendengarkan penjelasan dosen, tetapi juga melihat langsung bagaimana teman-teman menjelaskan konsep keuangan melalui mind map. Suasananya terasa seperti eksebisi seni, jadi belajar terasa lebih menyenangkan,” ujarnya.
Mahasiswa dari kelas 25AK2 juga menilai bahwa kegiatan tersebut membantu mereka memahami hubungan antar konsep dalam manajemen keuangan.
“Dengan membuat dan menjelaskan mind map, kami jadi lebih memahami hubungan antara rumus, konsep, dan penerapannya. Selain itu, kami juga belajar menyampaikan materi kepada orang lain dengan cara yang lebih sederhana,”
Selain meningkatkan pemahaman konsep dasar manajemen keuangan, metode pembelajaran ini juga melatih kemampuan komunikasi akademik, kerja sama tim, serta kreativitas mahasiswa dalam menyajikan informasi secara visual.
Melalui inovasi pembelajaran seperti ini, Program Studi Akuntansi Universitas Bangka Belitung terus berupaya menciptakan lingkungan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi mahasiswa di era pendidikan modern. (Humas UBB)







