“Kami menduga kuat adanya jaringan terorganisir di balik peredaran narkoba ini. Tim kami sedang mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rantai peredaran,” tegasnya.
Perwira melati dua ini juga mengungkapkan bahwa pihaknya terus memperkuat tiga strategi utama dalam penanganan narkoba, yaitu: upaya preemtif melalui sosialisasi dan penyuluhan, patroli dan pengawasan, serta upaya represif berupa penindakan tegas terhadap pelaku.
“Kami membutuhkan peran aktif masyarakat sebagai mata dan telinga di lapangan. Segera laporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkoba,” ajak Kapolres. (Suf)
(Sumber mediaqu.id)







