Karena itu, Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mendorong pembangunan kota yang dinamis, berkelanjutan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Saparudin menjelaskan tema “Pangkalpinang Menang” menggambarkan semangat perjuangan, optimisme, keberanian, ketangguhan dan keyakinan untuk membawa Pangkalpinang menjadi kota yang lebih maju dan berdaya saing.
Makna menang, kata dia, bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang kemampuan pemerintah dan masyarakat memberikan pelayanan terbaik, membangun ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menjaga lingkungan serta melestarikan budaya.
Sementara itu, Pangkalpinang SMART menjadi visi pembangunan lima tahun ke depan yang merupakan akronim dari Seimbang, Mapan, Amanah, Rukun dan Tangguh.
Visi tersebut diwujudkan melalui enam pilar pembangunan, yakni Smart Governance, Smart Society, Smart Economy, Smart Environment, Smart Culture dan Smart Infrastructure.
Saparudin menegaskan pencapaian visi pembangunan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen daerah. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha dan para pemangku kepentingan lainnya.
“Tantangan yang dinamis hari ini dan hari yang akan datang berbeda dengan hari-hari kemarin, percaya kita pacak,” katanya.
Di akhir amanatnya, Saparudin bersama Wakil Wali Kota Pangkalpinang Desy Ayu Trisna mengajak seluruh masyarakat memperkuat persatuan, kebersamaan dan semangat pengabdian.
Hari Jadi ke-269 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum untuk meneruskan estafet pembangunan dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kota Pangkalpinang.
Selamat Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang. Pangkalpinang Menang, Pangkalpinang SMART. (Rea)







