Example floating
Example floating
PILKADA

Pemulihan Ekonomi Pasca Covid tahun 2021, Beberapa Provinsi Rebutan Pinjaman ke PT SMI

500
×

Pemulihan Ekonomi Pasca Covid tahun 2021, Beberapa Provinsi Rebutan Pinjaman ke PT SMI

Sebarkan artikel ini
Dr. M. Arief Noor, seorang akademisi dari Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. (Foto Ist)

Bahkan Jawa Barat (Jabar) dan Banten sebagai salah dua provinsi dengan PAD terbesar juga memanfaatkan fasilitas PEN SMI ini. Jabar Rp4 triliun dan Banten Rp4,1 triliun. Sementara Sumatera, total porsi dari pinjaman PEN sekitar 10% atau Rp3,9 triliun. Babel (sekali lagi) hanya Rp235,95 miliar atau nol koma sekian persen.

Mengapa banyak daerah yang mengajukan? Ini karena ekonomi tahun 2020 terdampak COVID-19. Tahun 2020, postur APBD sebagian daerah mengalami penurunan, bahkan ada beberapa yang defisit. Termasuk Babel sendiri. PAD Babel turun akibat dampak Covid-19, dan Dana Bagi Hasil juga turun karena penurunan ekspor timah, sehingga APBD defisit. Maka pertimbangan dari beberapa pihak, termasuk dengan wakil rakyat, disetujui untuk mengambil fasilitas pinjaman PEN dari SMI.

Mengapa minjamnya ke SMI? SMI itu adalah BUMN yang berada di bawah Kementrian Keuangan, yang diberi misi khusus untuk pembiayaan pembangunan. Perusahaan ini diberi mandat oleh Pemerintah Pusat sebagai katalis untuk mempercepat Pembangunan nasional. Bentuknya LKBB alias Lembaga Keuangan Bukan Bank. Jadi SMI ini representasi pemerintah. Bukan swasta.

Tahun 2020 itu, gegara COVID-19, Kementrian Keuangan menggulirkan apa yang disebut sebagai Program PEN, supaya Pemda yang dilanda kesulitan finansial dalam Pembangunan infrastruktur tetap bisa membangun dengan bantuan dana dari Pusat. Selama ini di Pusat itu ada dana DAK, DAU, dan lain-lain yang disalurkan ke daerah tiap tahun. Nah, fasilitas PEN ini diberikan kepada daerah yang nilainya langsung gede di awal supaya kita bisa bangun infrastrutur, yang nanti dicicil dari potongan dana DAU tiap tahun tadi.

Penyaluran PEN ke Pemda itu memiliki dasar hukum yakni Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 105/PMK.07/2020, yang diamandemen oleh PMK 179/PMK.07/2020, dan diamandemen oleh PMK 43/PMK.07/2021.

Baca Juga:  Berminat? Erzaldi Institute Sediakan Beasiswa Kuliah Sambil Kerja di Luar Nageri

Waktu program PEN ini digulirkan tahun 2020/2021, SMI juga punya prioritas. Fokus prioritas waktu itu ke infrastruktur (jalan, jembatan, dan lain-lain), fasilitas kesehatan (rumah sakit dan faskes lainnya), sumber daya air, dan lain-lain.

Dan yang dibangun Pemprov Babel dari dana pinjaman PEN SMI ini sesuai dengan prioritas tersebut. Dana Rp235,95 miliar itu dibangun untuk fasilitas kesehatan di RSUD Ir. Soekarno, pembangunan dan pelebaran fasilitas jalan di seluruh Babel (termasuk di Bangka Selatan, salah satunya pelebaran Jalan Air Gegas–Bedengung, Bedegung-Batu Betumpang) dan PPI Sungai Baturusa. Tahun 2021 itu ekonomi Babel tumbuh 5,05%, tertinggi se-Sumatera pada saat Covid-19

slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69