Bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan area bermain di TK Swasta Muslimat NU dan TK Kalam Kudus, rehabilitasi SD Negeri 10, SD Negeri 40, SD Negeri 62, serta perbaikan fasilitas di SMP Negeri 9 Pangkalpinang.
Di SMP Negeri 9, bantuan dimanfaatkan untuk rehabilitasi ruang kelas, laboratorium, ruang administrasi hingga toilet.
“Alhamdulillah bantuan ini berasal dari pemerintah pusat dan semoga bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh sekolah untuk meningkatkan kenyamanan belajar mengajar,” katanya.
Selain memperjuangkan revitalisasi sekolah, Pemkot Pangkalpinang juga terus mengusulkan pembangunan sekolah baru.
Menurut Dessy, keberadaan SMP Negeri 11 dan SMP Negeri 12 menjadi kebutuhan mendesak untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah peserta didik setiap tahun.
Tak hanya itu, pemerintah kota juga menyatakan kesiapan mendukung program sekolah terintegrasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah apabila tersedia lahan yang memenuhi persyaratan.
“Kami berharap semakin banyak usulan revitalisasi yang disetujui pemerintah pusat. Harapan kami pembangunan SMP Negeri 11, SMP Negeri 12, dan program sekolah terintegrasi juga dapat segera direalisasikan agar layanan pendidikan di Pangkalpinang semakin baik,” tutupnya. (Rea)







