PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga saat ini terus menggencarkan pembangunan Pelabuhan Mantung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Anggaran pembangunan pelabuhan ini berasal dari Kementerian Perhubungan dan akan dibangun secara bertahap. Tahap pertama pada sisi air, sedangkan tahap kedua pembangunan jalan, dan alat kelengkapan di darat.
Kehadiran Pelabuhan Mantung tentunya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di daerah tersebut. Kabar kehadiran Pelabuhan Mantung ini juga turut direspon Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan. Menurutnya, wilayah Belinyu memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pariwisata baru.
Jika terpilih untuk melanjutkan jabatan Gubernur Bangka Belitung periode kedua, Erzaldi berniat untuk mengembangkan pembangunan di wilayah tersebut sehingga bisa menjadi dermaga kapal pesiar internasional terbesar se-Asia Tenggara. “Proyek ini dapat menjadi magnet wisatawan mancanegara dan domestik, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui integrasi budaya lokal dan infrastruktur modern,” ujar Erzaldi, Jumat (22/11/2024).
Selain memiliki keindahan alam dan potensi budaya lokal, lanjut Erzaldi, letak geografis yang strategis juga menjadi salah satu alasan dipilihnya pelabuhan di wilayah Belinyu untuk dikembangkan dermaga kapal pesiar. “Belinyu terletak di jalur maritim internasional yang strategis untuk kapal pesiar, dekat dengan pusat wisata terkenal di Bangka Belitung, seperti pantai-pantai eksotis, pulau-pulau kecil, dan situs budaya,” katanya.
Sementara untuk sarana dan prasarana pendukung dalam merealisasikan rencana besar ini, menurut Erzaldi, bakal ada pembangunan jalan utama yang menghubungkan dermaga dengan objek wisata unggulan di Bangka Belitung serta terminal angkutan umum yang modern untuk shuttle bus, taksi, dan kendaraan wisata.







