Salah satu perwakilan nelayan, Ali, mengungkapkan lebih dari 3.000 nelayan bergantung pada kelancaran alur muara Jelitik. Ia menaruh harapan besar pada Ketua DPRD Babel untuk memperjuangkan aspirasi mereka. “Masalah ini sudah sangat lama, bahkan sejak tahun 2011 belum juga ada penyelesaian yang jelas. Kami sangat percaya dengan Pak Didit Srigusjaya. Semoga beliau bisa membantu menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.
Masalah pendangkalan alur muara Jelitik telah lama menjadi hambatan utama bagi aktivitas melaut para nelayan, yang berdampak langsung terhadap perekonomian dan kesejahteraan mereka.
DPRD Babel menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan penyelesaian masalah ini hingga tuntas. (rom)







