Lantaran para santri itu merupakan harapan bangsa, pejuang dan patriot Negeri Serumpun Sebalai yang akan jadi pemimpin-pemimpin di masa yang akan datang, sehingga para santri nantinya akan menjadi orang yang berguna bagi orang lain.
“Jangan para santri berpikir dalam menggapai cita-cita masa depan hanya mengibaratkan seperti air mengalir, toh nantinya akan sampai juga di mananya,” kata dia.
Ibaratkan air itu, lanjutnya, para santri harus mampu menjadi air yang mengalir sampai ke tujuan yaitu lautan luas. Di lautan yg luas itulah kita bisa berkumpul dengan macam ragam habitat kehidupan.
Artinya, dalam kehidupan itu para santri akan bertemu dan bergumul dengan banyak orang dan mampu berguna bagi orang lain, sehingga kita bisa berkiprah di tengah- kehidupan secara bersama-sama, harapnya.
Di Ponpes ini menurut Sekda, anak-anak dididik menjadi pelajar yang baik, bukan hanya ilmu pengetahuan saja tetapi juga ilmu keagamaanya. Menjadi dan seperti apa di hari mendatang, itu tergantung dari kesungguhan para santri secara pribadi.
“Kalau kita bersungguh-sungguh dari diri sendiri, saya yakin kita pasti akan mendapatkannya. Man jadda wa jada,,” pungkas dia.
Pada Safari Ramadan ini juga dilakukan penyerahan bantuan kepada beberapa Masjid sekitar, yang diserahkan oleh Naziarto kepada para pengurus Masjid. (*)
Sumber: Dinas Kominfo







