“Melalui festival budaya yang melibatkan peran aktif warga, diharapkan menjadi garda terdepan dalam pemajuan kebudayaan. Program ini diharapkan memudahkan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menyusun perencanaan pembangunan desa berbasis kebudayaan. Desa sebagai sumber penghidupan, lumbung budaya dan akar ekosistem budaya. Desa bukan hanya objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan itu sendiri,” ujarnya.
Kepada Desa Lalang yang terpilih yang mendapatkan penghargaan sebagai Desa Budaya 2024, Sugito mengucapkan selamat, semoga apresiasi ini akan terus menjadi penguat semangat dan mendorong daya desa untuk terus berusaha mencapai yang terbaik.
“Menjadi desa mandiri melalui peningkatan ketahanan budaya dan kontribusi budayanya. Potensi dan aset desa yang ada dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, sekaligus melestarikan dan memajukan adat, tradisi dan budaya,” imbuhnya. (*)
(Sumber Diskominfo)







