PANGKALPINANG (realita.news) – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yogi Maulana menangapi secara serius keluhan nelayan Desa Permis dan Desa Rajik Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan terkait aktifitas dua kapal isap milik PT Sinergy Maju Bersama di laut kedua desa tersebut.
Meski beberapa warga menyebut bahwa kapal isap kadang kadang melakukan aktifitas penambangan dan beberapa hari setelahnya tidak menambang lagi, namun hal itu tetap menyebabkan air laut menjadi keruh dan nelayan kesulitan menangkap ikan.
Menurut Yogi Maulana, politisi Partai Gerindra dari Dapil Bangka Belitung 3, pihaknya juga telah menerima laporan terkait keluhan masyarakat di Kecamatan Simpang Rimba itu terkait aktifitas penambangan laut KIP Pirat 1 dan Isamar tersebut. “Ini tidak bisa dibiarkan dan tidak boleh ada perusahaan yang beroperasi di atas penderitaan masyarakat,” tegas Yogi saat dikonfirmasi, Selasa (22/7/2025).
Saat ini, katanya, dia masih menampung informasi dari masyarakat dan akan membawa permasalahan ini dalam rapat komisi III. “Selanjutnya kita akan memanggil pihak PT SMB untuk dimintai klarifikasi secara resmi. Aktivitas mereka sudah sangat meresahkan,” ujar Yogi.







