Ia menjelaskan, apalagi pada jaman sekarang dengan mudah kita bisa mendapatkan info, tinggal buka dari medsos instagram desainer siapapun, melihat contoh dari desain mereka kemudian di buat dari bahan batik kita sendiri.
Di sisi lain, Triana Putri mengakui belum bisa membuat galeri batik seperti impiannya karena keterbatasan biaya. Selama ini ia masih menggunakan ruang tamu rumahnya menjadi galeri sederhana untuk menerima pengunjung. Untuk itu, ia mengharapkan sekiranya Dekranasda Provinsi Babel dapat membantu.
“Kami harus melihat dulu anggarannya, jika memang anggaran memungkinkan, akan kami bantu, tapi dalam waktu dekat, yang paling gampang bahan Batik Kater ini akan di jahit dulu dan saya pakai kemudian diposting, dan saya tag di instagram atau facebook Batik Kater, karena ini lah salah satu upaya kita mempromosikan,” jelas Noni Hidayat.
Di akhir kunjungannya, ia mengharapkan apapun kerajinan dan karya seni UMKM yang ada di Kabupaten Beltim bisa dikenal lebih luas dan lebih banyak lagi jangkauannya.
“Bukan hanya lokal tapi juga di luar daerah kita bahkan kalau bisa hingga di luar negeri, karena Dekranasda sering mengadakan pameran, expo-expo dan mudah-mudahan kita bisa ikut bantu mempromosikan,” tutupnya. (*)







