MALALAK – Sebanyak 2.900 jiwa korban bencana banjir bandang atau galodo di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam Symatera Barat masih menunggu bantuan pangan. Mereka kini terancam kelaparan karena terisolir dari dunia luar.
Mereka tersebar di berbagai titik lokasi. Di Jorong Campago terdapat 600 jiwa. Kemudian Jorong Limo Badak, Jorong Pakan Usang, Jorong Subarang, dan Jorong Saskan sebanyak 850 jiwa. Selanjutnya di Jorong Salimpauang ada 700 jiwa. Lalu Jorong Sigiran dan Jorong Koto Andaleh 750 jiwa.
Akses jalan darat dari semua sisi jalan tertutup longsoran dan terban. Sejumlah jembatan juga putus. Mereka terisolir dari dunia luar.
Camat Malalak Ulya Satar, mengatakan dia sudah berkomunikasi dengan Wagub Sumbar Vasko Ruseimy. “Beliau mengatakan, Insya Allah sedang diusahakan heli untuk malalak. Sekarang masih terkendala cuaca buruk,” katanya.







